Minggu, 17 November 2013
sekedar berucap
hanya sebatas ucapan, menunjukan hanya sebatas ucapan, seolah telah menjadi orang yang berhasil kamu tampilkan dengan sahabatmu itu (ucapan), kadang aku heran melihatmu, mengapa kamu piawai sekali berucap, seperti bakatmu diatas rata-rata, dengan ucapanmu kamu terlihat sudah mencapai kesuksesan, tapi apakah kamu tersadar itu hanya ucapanmu saja yang berhasil sukses, dan nyatanya???? mataku melihat kamu bukan apa-apa, kamu hanya terdiam tetapi mulutmu saja bekerja dengan keras untuk berucap, taukah kamu? disekelilingmu mungkin sudah enggan menerima ucapanmu untuk didengarkan, mungkin telinga mereka sudah layu disirami ucapanmu yang seolah meninggikan apa yang kamu miliki, terkadang aku iba melihatmu berucap seolah mempunyai segudang kemampuan tapi faktanya, mereka yang mendengarkanmu jauh lebih memiliki apapun yang lebih baik dibandingmu, dan cobalah untuk berkaca diri sebelum mencela menggunakan mulutmu itu, terkadang mereka yang sudah nampak berkilau masih saja menutupi sinarnya agar tak terlihat :).
Langganan:
Komentar (Atom)